Jumat, 30 Oktober 2009

Tips Menghindarkan Anak Menjadi Korban Penculikan

Selalu ingatkan anak Anda agar jangan meladeni ajakan orang tidak dikenal meskipun di iming-imingi sesuatu yang menarik seperti makanan ataupun mainan. Anak balita sebaiknya selalu ditemani selama perjalanan berangkat maupun pulang sekolah.
Ketika bermain di luar rumahpun, anak balita sebaiknya selalu didampingi oleh orang dewasa yang kita percaya.
Waspadalah terhadap orang-orang seperti mantan pembantu ataupun mantan sopir. Dalam beberapa kasus, penculikan dilakukan mantan pembantu ataupun mantan sopir yang diberhentikan orang tua si anak.
Kenali  dengan baik pembantu  maupun sopir. Bisa jado orang-orang tersebut kaki mtangan penculik.
Jangan memberi kesempatan kepada orang asing untuk sering datang ke rumah, misalnya pacar pembantu.
Anak sebaiknya tidsak mengenakan perhiasan atau membawa barang mahal karena bisa memicu penculikan.
Jalin komunikasi baik dengan  anak. Meskipun masih balita, anak sudah bisa bercerita tentang hal-hal yang di alami.
Jalin komunikasi  dengan pihak  sekolah. Sebaiknya  pihak sekolah  tahu  dengan siapa  berangkat  dan pulang  sekolah. Sekolah juga perlu memastikan anak dijemput orang yang memang di tugasi orang tua. Bila menggunakan jasa angkutan jasa antar-jemput sekolah, orang tua harus tahu pasti siapa pengemudi kendaraan tersebut.
Orang tua harus bertanya jika ada orang lain (selain pengemudi tetap) yang mengemudi kendaraan itu. agar lbih aman, orang tua bisa menggunakan antar-jemput yang disediakan sekolah.
Pihak sekolah harus bersikap tegas dan bertanggung jawab terhadap anak didiknya selama berada disekolah, termasuk orang yang biasa mengantar jemput anak-anak. Jika ada penjemput yang baru, sebaiknya pihak sekolah atau guru terlebih dahulu sebaiknya mengontak orang tua yang bersangkutan.
Untuk anak yang menggunakan kendaraan umum, orang tua harus mengajari si anak untuk pergi dan pulang sekolah  untuk berkelompok. Dengan demikian, ketika ada salah satu anak yang hilang bisa terdeteksi secara dini. Jika ada seseorang yang memaksa anak untuk ikut, anak harus mencari tempat persinggahan yang aman seperti rumah penduduk
Orang tua harus berani melaporkan kepada polisi jika ada penculikan meskipun ada ancaman. Namun laporan itu di lakuakn secara diam-diam.
Publikasi berelebihan terhadap kasus penculikan yang pelakunya belum tertangkap justru bisa mencelakakan korban.
Peran serta masyarakat sangat di butuhkan dalam rangka ikut mengamati dan mengawasi lingkungan. Masyarakat sebaiknya bersedia menjadi tempat singgah bagi anak-anak yang merasa terancam diikuti orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih atas komentarnya